Dalam membangun sebuah jaringan komputer, dibutuhkan beberapa perangkat untuk mendukung terbentuknya sebuah jaringan komputer yang baik. Perangkat perangkat ini akan saling bekerja sama untuk membentuk sebuah jaringan komputer, memiliki fungsinya masing masing sesuai dengan kebutuhan jaringan komputer yang akan dibuat, dan berikut adalah contoh dari beberapa perangkat yang mendukung terbentuknya suatu jaringan komputer

Repeater
Repeater merupakan perangkat yang berfungsi untuk menerima sinyal yang berisi data dalam suatu jaringan. Dengan menggunakan repeater maka jangkauan jaringan akan lebih luas. Repeater menerima sinyal dan kemudian memancarkan kembali sinyal yang identik dengan sinyal asal, tetapi dengan cara yang berbeda. Umumnya repeater memancarkan kembali sinyal tersebut dalam frekuensi yang berbeda dari frekuensi sinyal asal.

Menurut Vianny dalam jurnalnya ( Pembuatan Aplikasi PembelajaranJaringan Komputer Berbasis Android ), Repeater berfungsi untuk menerima sinyal kemudian meneruskan kembali sinyal yang diterima dengan kekuatan yang sama. Dengan adanya repeater, sinyal dari suatu komputer dapat diterima komputer lain yang letaknya berjauhan.
Repeater sendiri terdapat beberapa macam tipe, Yaitu
- Telephone Repeater
- Telephone repeater adalah jenis repeater yang digunakan pada saluran telepon. Pada saluran kabel telepon, biasanya sinyal akan terdegradasi karena jarak tempuh yang jauh. Oleh karena itu repeater harus digunakan agar sinyal yang diterima oleh pengguna telepon jelas.

- Optical Communications Repeater
- Repeater ini berfungsi untuk memperkuat jangkauan sinyal di dalam kabel serat optik (fiber optic cable).

- Radio Repeater
- Repeater jenis ini, seperti namanya, berfungsi untuk memperkuat sinyal radio.

Cara Kerja Repeater
Repeater berfungsi untuk memperluas jangkauan jaringan wifi. Hal ini dilakukan dengan cara menerima sinyal data dan kemudian dipancarkan lagi. Sebelum dipancarkan kembali, sinyal yang telah masuk ke repeater diperkuat terlebih dahulu.

Pada dasarnya repeater mempunyai dua jenis komponen di dalamnya. Komponen yang pertama bertugas untuk menerima data sinyal dari transmitter. Sedangkan Komponen yang kedua berfungsi memancarkan kembali data sinyal tersebut. Namun sebelum data sinyal tersebut dipancarkan kembali, perangkat keras pada repeater ini akan melakukan pengubahan frekuensi sehingga sinyal data yang dipancarkan menjadi lebih kuat. Dengan demikian maka sinyal pun akan menjadi lebih kuat dan jangkauannya pun akan lebih luas.
Di dalam pemrosesan sinyal data yang masuk ke dalamnya, repeater mempunyai dua sistem yang umumnya digunakan. Sistem tersebut adalah analog repeater dan digital repeater. Pada analog repeater, sinyal data dikirimkan dalam bentuk data analog dimana konsumsi daya listrik berbanding lurus dengan amplitudo atau besarnya sinyal yang dikirimkan. Sedangkan digital repeater mengirimkan sinyal data dalam bentuk digital. Data digital dikirim dalam bentuk binary, yaitu diwakili oleh angka 1 dan 0. Selain itu digital repeater juga melakukan proses tambahan pada data sinyal yang diproses.
BRIdge
Bridge atau network bridge merupakan sebuah komponen jaringan yang banyak dipergunakan untuk memperluas jaringan atau membuat segmen jaringan.
Bridge mampu menghubungkan sesama jaringan LAN (Local Area Network) komputer. Selain itu, bridge juga digunakan untuk mengubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda seperti Ehernet. Bridge akan memetakan alamat Ethernet dari setiap titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan kemudian menyeleksi dan hanya memperbolehkan perpindahan data yang diperlukan melalui jaringan.

Menurut Vianny dalam jurnalnya ( Pembuatan Aplikasi PembelajaranJaringan Komputer Berbasis Android ), Bridge berfungsi sepertirepeateratau hubtetapi lebih pintar karena bekerja pada lapisan datalinksehingga mempunyai kemampuan untuk menggunakan MAC addressdalam proses pengiriman frameke alamat yang dituju.
Cara Kerja Bridge
Untuk memahami cara kerja bridge, bridge dapat diibaratkan seperti ‘repeater yang cerdas’. Repeater bekerja dengan cara menerima sinyal yang datang dari sebuah kabel jaringan, melakukan amplifikasi pada sinyal tersebut, kemudian mengirim sinyal tersebut ke kabel jaringan lainnya. Repeater melakukan kerjanya ini secara buta tanpa memperhatikan isi pesan yang terkandung dalam sinyal tersebut.

Kontras dengan kerja repeater, bridge merupakan alat yang sedikit lebih cerdas. Bridge mampu memahami isi dari sinyal yang datang. Bridge mampu menerima sinyal dan secara otomatis menemukan alamat tiap-tiap komputer di dua jaringan yang terhubung melalui bridge.
Kemudian bridge juga mampu memilah pesan yang datang dari satu sisi jaringan, kemudian melakukan broadcast di jaringan lainnya, namun jika dan hanya jika sinyal pesan dari satu jaringan tersebut memang ditujukan untuk diinfokan pada jaringan yang lain.
Bridge ini mempunyai banyak manfaat, salah satunya bisa digunakan untuk menghubungkan departemen marketing dan departemen keuangan di suatu perusahaan, dengan masing-masing departemen memiliki server tersendiri.
Bridge kemudian bekerja agar kedua jaringan tidak saling membuat macet. Bridge mampu menghubungkan satu komputer di departemen marketing dan satu lainnya di departemen keuangan ketika dibutuhkan. Dengan begitu, secara keseluruhan kinerja kedua jaringan tersebut meningkat.
NIC (NETWORK INTERFACE CARD)
NIC (Network Interface Card) atau yang biasa disebut sebagai kartu jaringan merupakan suatu perangkat keras (hardware) berbentuk kartu ekspansi yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke sebuah jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC dikenal dengan beberapa istilah atau sebutan lainnya seperti LAN Card, Network Card, dan juga Ethernet Card.

Kartu jaringan ini atau NIC dipasangkan pada sebuah slot PCI motherboard. NIC sudah terdapat didalam setiap komputer karena komputer saat ini sudah mendukung slot untuk ekspansi NIC. Post yang digunakan oleh NIC adalah port RJ-45. Port tersebut digunakan untuk menghubungkan kabel atau antena wireless pada sebuah komputer agar bisa terhubung ke suatu jaringan. Selain itu, port RJ 45 juga dilengkap dengan lampu indikator yang berfungsi untuk memberitahukan apakah jaringan sudah terhubung dengan baik atau tidak.
Jenis Jenis Kartu Jaringan
Kartu jaringan terdiri atas 2 jenis yaitu kartu jaringan fisik (physical network interface) dan kartu jaringan logis (logical network interface). Berikut dibawah ini penjelasan kedua jenis kartu jaringan tersebut.
- Physical Network Interface (Kartu Jaringan Fisik)
Physical Network Interface atau yang biasa disebut dengan kartu jaringan fisik merupakan jenis kartu jaringan yang dapat didefinisikan secara fisik yaitu berupa perangkat keras (hardware), kartu ekspansi, dan dipasang pada slot PCI motherboard komputer.

Kartu jaringan fisik inilah yang memiliki port RJ – 45 dan biasa digunakan untuk mengoneksikan sebuah komputer ke dalam jaringan dengan menggunakan sistem kabel jaringan.
- Logical Network Interface
Logical Network Interface atau yang biasa disebut sebagai kartu jaringan logis merupakan jenis kartu jaringan yang tidak dapat didefinisikan secara fisik karena berupa perangkat lunak (software) atau sebuah program yang diciptakan untuk mendefinisikan dirinya seolah-olah adalah kartu jaringan atau Network Interface Card.
Sumber materi
- Vianny, N., Handojo, A., Noertjahjana, A. Pembuatan Aplikasi PembelajaranJaringan Komputer Berbasis Android .
- https://www.nesabamedia.com/pengertian-repeater-dan-fungsi-repeater/
- https://www.nesabamedia.com/pengertian-bridge-dan-fungsi-bridge/
- https://www.nesabamedia.com/pengertian-kartu-jaringan/
Sumber gambar
- https://images-na.ssl-images-amazon.com/images/I/61D-2LMibOL.SX425.jpg
- https://dhi.tech.blog/wp-content/uploads/2019/04/d9746-2009417135214959.jpg
- https://images.wisegeek.com/network-hub-with-cable.jpg
- https://5.imimg.com/data5/YQ/XR/MY-50724072/nic-card-500×500.jpg
- https://dhi.tech.blog/wp-content/uploads/2019/04/3ab7e-nic.jpg
- https://dhi.tech.blog/wp-content/uploads/2019/04/88ef8-perangkat-jaringan-komputer2b252812529.jpg
- https://www.nesabamedia.com/pengertian-repeater-dan-fungsi-repeater
- https://www.nesabamedia.com/pengertian-bridge-dan-fungsi-bridge/
- asd